News

Amman Mineral Ukir Sejarah Nol Kematian Sepanjang 2025 di Tengah Tantangan Industri Tambang

6 January 2026
10:42 WIB
Amman Mineral Ukir Sejarah Nol Kematian Sepanjang 2025 di Tengah Tantangan Industri Tambang
sumber gambar : kly.akamaized.net
PT Amman Mineral Internasional (AMMAN) menutup tahun 2025 dengan sebuah pencapaian keselamatan kerja yang sangat signifikan, yaitu nihil kematian atau "zero fatality". Prestasi ini menjadi sorotan utama di tengah karakteristik industri pertambangan yang secara inheren memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja. Pengumuman ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap standar keamanan operasional yang ketat, mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam praktik keselamatan kerja yang bertanggung jawab. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan internal, tetapi juga menjadi tolok ukur penting bagi sektor pertambangan di Indonesia. Ini merupakan tonggak sejarah yang patut diapresiasi mengingat kompleksitas operasi tambang.

Dalam sektor pertambangan, risiko kecelakaan kerja dan fatality adalah tantangan konstan yang dihadapi oleh setiap perusahaan di seluruh dunia. Oleh karena itu, keberhasilan AMMAN mencapai nol kematian sepanjang tahun 2025 merupakan bukti nyata dari implementasi sistem manajemen keselamatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Pencapaian ini tidak hanya tentang angka statistik, melainkan mencerminkan keberhasilan dalam melindungi nyawa setiap individu yang bekerja di lingkungan operasional perusahaan. Ini juga menandai pergeseran paradigma, dari sekadar mematuhi regulasi menjadi menginternalisasi budaya keselamatan sebagai nilai inti perusahaan. Keselamatan setiap karyawan menjadi prioritas tertinggi yang tidak dapat ditawar-tawar dalam setiap langkah operasional.

Keberhasilan ini tidak diraih dalam semalam, melainkan melalui serangkaian upaya sistematis dan investasi besar dalam protokol keselamatan. AMMAN diketahui telah menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) yang ketat, sesuai dengan standar nasional maupun internasional terbaik. Prosedur operasional standar (SOP) yang diperbaharui secara berkala memastikan setiap aktivitas pekerjaan dilakukan dengan mempertimbangkan potensi risiko yang paling minimal. Audit keselamatan internal dan eksternal secara rutin juga menjadi bagian integral dari strategi ini, guna mengidentifikasi dan memperbaiki potensi bahaya sebelum terjadi insiden yang tidak diinginkan. Dedikasi terhadap peningkatan berkelanjutan menjadi kunci utama di balik sistem ini.

Selain protokol, perusahaan juga berinvestasi signifikan pada teknologi canggih dan program pelatihan yang intensif bagi seluruh karyawannya. Penggunaan alat pelindung diri (APD) berteknologi tinggi, sistem pemantauan kondisi real-time, dan otomatisasi di area berisiko tinggi telah menjadi tulang punggung upaya pencegahan kecelakaan di lapangan. Pelatihan yang berkelanjutan, mulai dari simulasi darurat hingga lokakarya identifikasi bahaya, memberdayakan pekerja dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk bekerja dengan aman dan proaktif. Budaya "safety first" secara konsisten ditanamkan dari level manajemen puncak hingga pekerja lini depan, memastikan semua pihak memiliki kesadaran kolektif terhadap keselamatan sebagai prioritas utama.

Dampak dari pencapaian nol kematian ini meluas melampaui aspek kemanusiaan semata, turut mempengaruhi kinerja bisnis secara positif. Dari sisi operasional, berkurangnya insiden kecelakaan berarti peningkatan efisiensi kerja dan pengurangan waktu henti produksi yang disebabkan oleh investigasi atau pemulihan pasca-kecelakaan. Secara reputasi, AMMAN kini semakin dipercaya oleh investor, regulator, dan masyarakat sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dan berkomitmen terhadap keberlanjutan. Reputasi positif ini tentu akan memperkuat posisi perusahaan di pasar global, menarik talenta terbaik, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan seluruh pemangku kepentingan. Kepercayaan ini adalah aset tak ternilai.

Pencapaian AMMAN ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan tolok ukur bagi perusahaan pertambangan lainnya di Indonesia bahkan di kancah internasional. Ini membuktikan bahwa target nol kematian di industri berisiko tinggi adalah sesuatu yang realistis dan dapat dicapai dengan komitmen kuat serta implementasi strategi yang tepat. Ke depan, AMMAN berkomitmen untuk tidak berpuas diri, melainkan akan terus berinovasi dan meningkatkan standar keselamatan mereka melalui riset dan pengembangan. Perusahaan berencana untuk terus berbagi praktik terbaik mereka dengan industri, mendorong peningkatan standar keselamatan secara keseluruhan demi kemajuan sektor pertambangan.

"Pencapaian nol kematian di tahun 2025 adalah hasil dari dedikasi dan kerja keras seluruh tim, dari manajemen hingga setiap pekerja lapangan," ujar Rachmat Makkasau, Presiden Direktur PT Amman Mineral Internasional, dalam keterangan persnya yang dirilis awal Januari 2026. Ia menambahkan, "Ini bukan hanya angka, ini adalah bukti nyata komitmen kami terhadap setiap nyawa dan kesejahteraan seluruh insan AMMAN. Kami akan terus menjadikan keselamatan sebagai landasan utama setiap keputusan dan operasional kami, tanpa kompromi." Ungkapan ini menggarisbawahi filosofi perusahaan yang menempatkan aspek manusiawi di atas segalanya.

Dengan berhasilnya menorehkan rekor nol kematian sepanjang tahun 2025, PT Amman Mineral Internasional telah menetapkan standar baru dalam keselamatan kerja di industri pertambangan. Prestasi ini merupakan perpaduan antara inovasi teknologi, pelatihan berkelanjutan, dan budaya keselamatan yang kuat yang terintegrasi di seluruh level organisasi. Ini adalah cerminan dari tanggung jawab perusahaan terhadap karyawannya, sekaligus menjadi bukti bahwa keberlanjutan operasional dapat berjalan seiring dengan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Keberhasilan AMMAN ini akan menjadi warisan penting yang terus menginspirasi praktik-praktik pertambangan yang lebih aman dan bertanggung jawab di masa mendatang, demi industri yang lebih baik.

Referensi: www.liputan6.com