News
Penambang di Lebak Tewas Akibat Longsor Batu, Sorotan Keselamatan Kerja
11 February 2026
11:09 WIB
sumber gambar : akcdn.detik.net.id
Seorang penambang lokal bernama Supar (sekitar 40-an tahun) dilaporkan tewas secara tragis setelah tertimpa longsoran batu besar di area pertambangan tradisional Kampung Cikadu, Desa Ciakar, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Banten. Insiden memilukan ini terjadi pada hari Senin, 9 Februari 2026, sore hari, mengejutkan warga setempat dan menyoroti kembali bahaya yang mengintai di sektor pertambangan rakyat. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di lokasi kejadian, terjebak di bawah reruntuhan material tambang yang tiba-tiba ambruk. Pihak kepolisian telah mengonfirmasi kejadian tersebut dan tengah melakukan investigasi awal untuk mengetahui penyebab pasti longsoran maut ini. Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan kerja di lingkungan pertambangan informal yang minim pengawasan.
Menurut keterangan awal dari warga sekitar dan laporan kepolisian, Supar sedang melakukan aktivitas penambangan seperti biasa ketika musibah itu terjadi. Sekitar pukul 15.00 WIB, tanpa peringatan, tebing di lokasi penambangan tiba-tiba runtuh, melepaskan bongkahan batu-batu besar dan material tanah. Korban yang berada tepat di bawahnya tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung tertimpa reruntuhan fatal tersebut. Warga yang mendengar suara gemuruh dan teriakan kemudian bergegas menuju lokasi, namun mereka mendapati Supar sudah tidak bernyawa. Upaya evakuasi tubuh korban cukup sulit mengingat ukuran batu yang menimpanya serta medan yang terjal dan tidak stabil.
Area pertambangan di Kampung Cikadu dikenal sebagai salah satu titik penambangan batu tradisional yang diandalkan oleh sebagian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari. Meskipun aktivitas ini telah berlangsung lama, namun praktik penambangan seringkali dilakukan tanpa standar keamanan yang memadai atau peralatan pelindung diri. Kondisi geografis perbukitan di Lebak yang labil, terutama saat musim hujan atau setelah periode panas panjang, semakin meningkatkan risiko longsor. Keterbatasan sumber daya dan minimnya pilihan pekerjaan seringkali mendorong warga untuk mengambil risiko tinggi demi kelangsungan hidup mereka.
Kapolsek Gunungkencana, AKP Ubaidillah, membenarkan insiden tewasnya penambang tersebut dan mengatakan timnya telah diterjunkan ke lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). "Betul, telah terjadi longsoran batu besar yang menewaskan seorang penambang di Desa Ciakar," ujar AKP Ubaidillah saat dikonfirmasi, Selasa (10/2). Pihak kepolisian saat ini masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi mata di sekitar lokasi dan mengidentifikasi potensi faktor pemicu longsor. Penyelidikan awal juga mencakup pemeriksaan kondisi geologis area tambang untuk mengevaluasi tingkat kerawanan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja, meskipun seringkali prosedur tersebut tidak ada di tambang informal.
Kematian Supar menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya, terutama sang istri dan anak-anak yang ditinggalkan. Warga Kampung Cikadu tampak terpukul atas musibah ini, mengingat Supar dikenal sebagai sosok pekerja keras yang bertanggung jawab terhadap keluarganya. Kabar duka ini juga memicu keprihatinan di kalangan komunitas penambang lokal tentang keselamatan kerja mereka. Beberapa warga menyuarakan harapan agar ada perhatian lebih dari pemerintah daerah terkait pembinaan dan pengawasan praktik penambangan rakyat agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Tragedi di Lebak ini kembali menggarisbawahi urgensi peningkatan standar keselamatan di seluruh area pertambangan, khususnya yang bersifat tradisional atau informal. Kurangnya pelatihan keselamatan, peralatan pelindung diri yang minim, serta pengawasan yang tidak optimal seringkali menjadi penyebab utama kecelakaan fatal di sektor ini. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat segera mengambil langkah konkret untuk meregulasi, membina, dan memastikan keselamatan para penambang rakyat. Edukasi mengenai mitigasi bencana geologi dan praktik penambangan yang aman mutlak diperlukan demi melindungi nyawa para pekerja yang menggantungkan hidupnya pada sektor berisiko tinggi ini.
Referensi:
news.detik.com