Flydubai Perkuat Armada dengan 75 Jet Boeing Senilai AS$13 Miliar, Siap Pindah ke Bandara Terbesar Dunia
24 November 2025
14:50 WIB
sumber gambar : mediapermata.com
Flydubai, maskapai bertarif rendah milik pemerintah Dubai, telah menorehkan langkah strategis signifikan dengan menandatangani pesanan awal senilai AS$13 miliar untuk 75 unit jet Boeing. Perjanjian vital ini diumumkan pada 20 November, menandai komitmen serius maskapai dalam memperkuat armadanya. Keputusan ini merupakan bagian integral dari persiapan kota Dubai untuk relokasi operasional penerbangan ke bandara baru dengan kapasitas penumpang terbesar di dunia. Langkah ambisius ini menegaskan posisi Dubai sebagai pusat penerbangan global yang tak tertandingi.
Pembelian masif 75 pesawat Boeing ini, meskipun jenis spesifiknya tidak disebutkan dalam sumber, kemungkinan besar mencakup kombinasi pesawat lorong tunggal untuk rute regional dan mungkin beberapa lorong ganda untuk rute yang lebih jauh, sesuai dengan model bisnis Flydubai yang terus berkembang. Investasi sebesar AS$13 miliar mengindikasikan peningkatan kapasitas kursi dan jangkauan penerbangan yang substansial. Ini akan memungkinkan Flydubai untuk melayani lebih banyak destinasi, serta meningkatkan frekuensi penerbangan pada rute-rute yang sudah ada. Ekspansi armada ini sangat krusial untuk memenuhi proyeksi lonjakan permintaan penumpang di masa depan.
Konteks utama di balik ekspansi armada ini adalah rencana ambisius Dubai untuk mengonsolidasikan semua operasi maskapainya di Lapangan Terbang Internasional Al Maktoum (DWC) yang sedang diperluas secara besar-besaran. DWC diproyeksikan menjadi bandara terbesar di dunia, mampu menampung hingga 260 juta penumpang per tahun setelah fase pengembangannya rampung. Perpindahan ini tidak hanya akan memberikan kapasitas operasional yang belum pernah ada sebelumnya tetapi juga mengubah lanskap transportasi udara global. Flydubai dan Emirates secara kolektif akan memanfaatkan infrastruktur raksasa ini untuk mendominasi pasar penerbangan.
Perjanjian ini juga memperkuat sinergi antara Flydubai dan rakan penerbangannya, Emirates, maskapai jarak jauh unggulan Dubai. Keduanya beroperasi dalam model hub ganda yang terintegrasi, di mana Flydubai melayani rute-rute regional dan menengah sebagai pengumpan bagi jaringan global Emirates. Dengan armada yang lebih besar dan modern, Flydubai akan mampu menyediakan konektivitas yang lebih mulus dan pilihan destinasi yang lebih luas bagi penumpang yang transit melalui Dubai. Kerjasama strategis ini adalah kunci keberhasilan model penerbangan Dubai yang unik.
Dari perspektif ekonomi, kesepakatan senilai AS$13 miliar ini akan memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian Uni Emirat Arab (UEA). Investasi besar ini tidak hanya mendukung industri manufaktur kedirgantaraan global tetapi juga menciptakan ribuan lapangan kerja baru di sektor penerbangan dan pariwisata di Dubai. Peningkatan kapasitas penerbangan akan memfasilitasi perdagangan, menarik lebih banyak wisatawan, dan memperkuat posisi Dubai sebagai pusat bisnis dan pariwisata internasional. Ini adalah indikator kuat kepercayaan terhadap pertumbuhan ekonomi regional.
Bagi Boeing, pesanan besar dari Flydubai ini merupakan kemenangan penting dalam persaingan ketatnya dengan Airbus. Dalam pasar penerbangan global yang terus berubah, mendapatkan kontrak multi-miliar dolar seperti ini sangat vital untuk stabilitas keuangan dan pangsa pasar produsen pesawat. Perjanjian ini menegaskan kembali kepercayaan maskapai terhadap lini produk Boeing dan kemampuannya untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang. Kesepakatan ini juga berpotensi membuka pintu untuk pesanan lebih lanjut di masa depan seiring dengan ekspansi berkelanjutan di kawasan tersebut.
Dengan demikian, pembelian 75 jet Boeing oleh Flydubai adalah sebuah manuver strategis yang multi-dimensi. Ini bukan hanya tentang penambahan pesawat, melainkan tentang penanaman modal untuk masa depan penerbangan Dubai. Langkah ini secara fundamental mendukung ambisi Dubai untuk menjadi bandara tersibuk dan paling penting di dunia, sekaligus memperkuat konektivitas regional dan global. Pesanan ini mencerminkan visi jangka panjang dan komitmen kuat UEA untuk mempertahankan dominasinya di sektor aviasi global.